Tampilkan postingan dengan label Mobile Phone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mobile Phone. Tampilkan semua postingan

Sony Xperia P LT22i: Smartphone Android Dengan Kamera Autofokus 8 MP

Sony memang tidak ada hentinya menciptakan berbagai produk, khususnya untuk ponsel smartphone. Setelah meresmikan Sony Xperia U ST25i, kini Vendor tersebut menciptakan Sony Xperia P LT22i, smartphone penerusnya. Smartphone Sony Xperia P LT22i memiliki layar 4 inchi dengan resolusi 540×690 piksel. Untuk menunjang penampilan antar muka, smartphone ini ditambahkan Sony Mobile BRAVIA Engine – Timescape UI. Sistem operasi Xperia P masih menggunakan android v2.3 (gingerbread), tetapi dalam waktu dekat smartphone ini akan mendapatkan upgrade ke sistem Android Ice Cream Sandwich (ICS).
Smartphone Sony Xperia P LT22i ini memiliki tiga pilihan warna, yaitu merah, hitam, dan silver. Sony Xperia P LT22i ini telah menggunakan prosesor dualcore dengan CPU NovaThor U8500, Cortex A9 berkecepatan 1 GHz serta tambahan GPU Mli-400MP. Untuk jaringan telepon, ponsel Xperia P series berjalan pada jaringan G GSM 850/900/1800 dan 3G HSDPA 900/1900/2100. Smartphone dengan berat 120 gram ini memiliki memori internal 16 GB dengan RAM 1 GB, namun sayangnya tidak terdapat slot kartu memori.



Bagi yang suka fotografi, sobat Pusat Teknologi dapat mengabadikan setiap momen penting dengan kamera autofokus 8 megapixel. Smartphone Xperia P LT22i ini juga memiliki lampu flash untuk pemotretan di tempat yang sedikit gelap. Selain fitur  autofokus, terdapat pula fitur Geo-Tagging, Touch Focus, Face and Smile Detection, 3D Sweep Panorama, dan juga Image Stabilitazion. Untuk video call, sobat Pusat Teknologi dapat menggunakan kamera depan yang masih sekelas VGA.
Jaringan internet pada smartphone Android ini berjalan pada jaringan 3G HSDPA dan HSUPA yang masing-masing berkecepatan 14.4 Mbps dan 5.76 Mbps. Selain itu juga terdapat jaringan GPRS hingga kecepatan 100 Kbps dan EDGE dengan kecepatan yang mencapai 296 Kbps. Ponsel Sony Xperia P LT22i ini juga dilengkapi fitur Wi-Fi 802.11 b/g/n sehingga sobat dapat melakukan aktivitas online memanfaatkan Wi-Fi Hotspot yang ada di lingkungan sekitar. Sobat Pusat Teknologi pun dapat menggunakan smartphone Sony Xperia P LT22i ini untuk dijadikan Wi-Fi Hotspot.
Berikut spesifikasi Sony Xperia P LT22i:
  • Jaringan: 2G GSM 850 / 900 / 1800 / 1900; 3G HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100 – LT22i
  • Layar: LED-backlit LCD, capacitive touchscreen, 16M colors, 540 x 960 pixels, 4.0 inches (~275 ppi pixel density)
  • Multitouch up to 4 fingers
  • Sony WhiteMagic technology, Sony Mobile BRAVIA Engine, Timescape UI, Scratch-resistant glass
  • Memori internal: 16 GB, 1 GB RAM
  • Kamera: 8 Megapiksel, autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face and smile detection, 3D sweep panorama, image stabilization
  • OS: Android v2.3 (Gingerbread), planned upgrade to v4.0
  • Prosesor: Dual-core 1 GHz, Chipset STE U8500
  • Konektivitas: GPRS, EDGE, Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi hotspot, DLNA, Bluetooth v2.1 with A2DP, EDR, microUSB v2.0, USB On-the-go support
  • HSDPA 14.4 Mbps, HSUPA 5.76 Mbps\
  • Baterai: Standard battery, Li-Ion 1305 mAh
Sony Xperia P LT22i dibanderol dengan harga 4,2 jutaan. Untuk mendapatkan ponsel Android yang ideal ini, harga tersebut merupakan harga yang sebanding dengan fitur-fitur yang akan sobat Pusat Teknologi dapatkan dalam smartphone ini.

sumber : pusatteknologi.com
»»  READMORE...

Konsep Terbaru IPhone 5


Kries Goen membuat sebuah konsep iPhone 5 dengan menggunakan sistem yang disebut Squeeze Control. Dalam video terlihat iPhone 5 memiliki ukuran yang jauh lebih besar dari pada iPhone 4.
Bukan hanya ukuran saja yang berubah, namun juga tampilan aplikasi berubah dari yang tadinya hanya 4 baris menjadi 5 baris. Home button berubah menjadi ke posisi pinggir layar, dan uniknya kini terdapat dua tombol home.
Sebelumnya, telah bayak beredar rumor mengenai iPhone 5 ini. Mulai dari desain, ukuran layar yang lebih besar, hingga dukungan koneksi LTE.

Tentunya hal ini akan semakin membuat konsumen ketagihan. karena jelas fitur yang di hadirkan lebih baik dan lebih ilegan dari iPhone 4. 

Pada konsep desainnya, belum dua tiga kali timbul “gambaran” tentang gadget pintar iPhone 5 ini. Namun, pernah salah satu sumber menyebutkan bahwa iPhone 5 ini akan muncul menyerupai ipad 2. Tetapi, kabar terbaru di bulan April 2011 ini tentang iPhone 5 sudah bisa sedikit lebih jelas bagaimana bentuk dan tampilannya nanti. Jika menurut sumbernya, yaitu Joshua Topolsky, Seorang Senior Editor dari Engadget.com, dikatakan sebaiknya tak ‘dicuekin’.

Untuk sekarang ini, banyak sekali pihak berharap iPhone 5 nantinya akan mengusung teknologi mirip dengan 3GS, Namun jika kita melihat kilasan gambar terbaru iPhone 5 ini sepertinya terbalik dengan harapan terdahulu. Karena iPhone 5 dikabarkan akan mempunyai tampilan menyerupai iPod Touch dan adiknya iPad 2 yang baru-baru ini diluncurkan.
Bukan hanya itu saja, pada tombol “Home” akan berubah menjadi 2 kali lipat dari sebelumnya, dan kemungkinan akan dijejalkan area gesture lebih besar. Gesture ini kemungkinan akan segera hadir seiring hadirnya iOS versi baru nanti. Jika Rumor sebelumnya, telah menyebutkan bahwa nantinya layar Si iPhone 5 akan lebih besar seakan semua hal itu sirna dengan adanya gambar terbaru ini, yakni akan bakal diperluas sampai dengan 3,7 inci, dimana seakan mepet pada bagian tepi ponsel.

Pada sisi hardware generasi terbaru iPhone 5 diharapakan akan mempunyai tampilan yang super, dengan berbekal prosesor A5 dan menggunakan Kamera 8 Megapiksel. Semoga nanti harapan dari banyak pihak tersebut bukan hanya sekedar khayalan, namun akan segera dibuktikan oleh Apple pada perhelatan WWDC bulan Juli 2011 mendatang.
»»  READMORE...

Samsung Galaxy Note 2 Quad, Generasi Terbaru Galaxy Note Dengan Layar Dua Kali Lebih Besar Dari iPhone

Samsung kembali membuat kejutan dengan meluncurkan sebuah perangkat yang merupakan gabungan antara Smartphone dan Tablet dan merupakan penerus dari Galaxy Note dengan nama Galaxy Note 2 Quad.

Galaxy Note 2 Quad menggunakan layar 6,7 inci atau lebih besar dua kali dari layar yang ada pada iPhone.
Perangkat ini didayai dengan prosesor quad-core generasi terbaru yang diproduksi sendiri oleh Samsung. Prosesor ini diklaim setara dengan prosesor yang digunakan pada Transformer Prime.

Sayangnya, detail mengenai perangkat tersebut masih dirahasiakan oleh pihak Samsung, termasuk gambar resmi dan tanggal rilisnya. Apakah ini hanya kejutan April Mop???

Sumber : Beritateknologi.com
»»  READMORE...

MIDlet

Suatu aplikasi MIDP disebut MIDlet. Perangkat application management software (AMS) berinteraksi langsung dengan MIDlet dengan method MIDlet create, start, pause, dan destroy.MIDlet adalah bagian dari package javax.microedition.midlet. Sebuah MIDlet harus di-extend dengan class MIDlet. Dan dapat meminta parameter dari AMS seperti dirumuskan dalam application descriptor (JAD).Suatu MIDlet tidak harus memiliki (dan memang harus tidak mempunyai) sebuah method public static void main(String[] argv).Method tersebut tidak akan dikenal lagi oleh AMS sebagai titik awal sebuah program.

1. Siklus MIDlet
kehidupan MIDlet dimulai ketika di-instantiate oleh AMS. MIDlet pada awalnya masuk status “Pause” setelah perintah baru dibuat. AMS memanggil constructor public tanpa argumen dari MIDlet. Jika sebuah exception terjadi dalam constructor, MIDlet memasuki status “Destroyed” dan membuangnya segera. 

MIDlet masuk ke dalam status “Active” atas pemanggilan method startUp() oleh AMS.

MIDlet masuk ke dalam status “Destroyed” ketika AMS memanggil method destroyApp(). Status ini juga kembali diakses ketika method notifyDestroyed() kembali dengan sukses kepada aplikasi. Dengan catatan bahwa MIDlet hanya bisa memasuki status “Destroyed” sekali dalam masa hidupnya.




2. MIDlet suites
Aplikasi-aplikasi MIDlet dibungkus dan dikirim kedalam perangkat sebagai MIDlet suites. Sebuah MIDlet suite terdiri dari Java Archive (JAR) dan sebuah tambahan Java Application Descriptor (JAD).File JAD adalah suatu file teks yang berisi satu set atribut-atribut, beberapa dibutuhkan.


»»  READMORE...

CDC

Connected Device Configuration (CDC) adalah super set dari CLDC. CDC menyediakan lingkungan Java runtime yang lebih luas dibandingkan CLDC dan lebih dekat kepada lingkungan J2SE.
CDC Java Virtual Machine (CVM) mendukung penuh Java Virtual Machine (JVM). CDC berisi semua API dari CLDC. CDC menyediakan suatu subset yang lebih besar dari semua class J2SE.Seperti CLDC, CDC tidak menggambarkan setiap class UI. Library UI digambarkan oleh profile-profile di bawah configuration ini.Semua class yang terdapat dalam CDC datang dari package ini:
●java.io 
●java.lang 
●java.lang.ref 
●java.lang.math 
●java.net 
●java.security 
●java.security.cert 
●java.text
 ●java.util 
●java.util.jar 
●java.util.zip 
CDC juga memasukkan di dalamnya GCF. CDC memerlukan jenis koneksi tambahan seperti file dan dukungan datagram. 

JTWI
The Java Technology for the Wireless Industry (JTWI) menetapkan satu set jasa dan spesifikasi standar. Berdasar spesifikasi JTWI, kata kuncinya adalah “untuk memperkecil fragmentasi API di dalam pasar telepon mobile, dan untuk mengirim spesifikasi yang dapat diprediksi,spesifikasi yang jelas untuk perangkat pabrik, operator, dan pengembang aplikasi”.Dengan penyesuaian kepada JTWI, banyak aplikasi akan berjalan di suatu set yang lebih luas pada perangkat. Perangkat pabrik juga akan beruntung karena sebuah aplikasi yang besar akan tersedia untuk perangkat mereka.



MIDP
The Mobile Information Device Profile (MIDP) berada di atas dari CLDC. Anda tidak bisa menulis aplikasi mobile hanya dengan menggunakan CLDC API. Anda harus tetap memanfaatkan MIDP yang mendefinisikan UI.Spesifikasi MIDP, kebanyakan seperti CLDC dan API lainnya sudah digambarkan melalui Java Community Process (JCP). JCP melibatkan sebuah kelompok ahli berasal dari lebih dari 50 perusahaan, yang terdiri atas pabrik perangkat mobile, pengembang software. MIDP terus berkembang, dengan versi-versi masa depan yang telah lulus dari proses ketat JCP. Spesifikasi MIDP menggambarkan suatu perangkat MID yang memiliki karakteristik-karateristik ini sebagai batas minimum:
•Tampilan: 
    •Ukuran Layar: 96x54 
    •kedalaman tampilan: 1-bit 
    •Ketajaman pixel: sekitar 1:1
•Masukan: 
    •Satu atau lebih mekanisme user-input: satu keybboard, dua keyboard, atau touch screen  
•Memory: 
   •256 kilobytes of non-volatile memory untuk implementasi MIDP.
   •8 kilobytes of non-volatile memory for application-created persistent data 
   •128 kilobytes of volatile memory for the Java runtime (e.g., the Java heap) 
•Jaringan: 
   •dua jalur, wireless, bandwidth terbatas
•Sound:  
   •Kemampuan untuk memainkan nada-nada

MIDP menggambarkan model aplikasi, UI API, penyimpanan dan jaringan yang kuat, permainan dan media API, kebijakan keamanan, penyebaran aplikasi dan ketetapan over-the-air.

»»  READMORE...

CLDC

The Connected Limited Device Configuration (CLDC) menggambarkan dan menunjuk pada area berikut ini:
●Fitur Bahasa Java dan Virtual Machine(VM)
●Library dasar(java.lang.*,java.util.*)
●Input/Output(java.io.*)
●Kemanan
●Jaringan
●Internationalization

1. Fitur yang hilang
Fitur tertentu dari J2SE yang dipindahkan dari CLDC adalah :
●Finalization of class instances
●Asynchronous exceptions
●Beberapa error classes
●User-defined class loaders
●Reflection
●Java Native Interface (JNI)
●Thread groups dan daemon threads

Reflection, Java Native Interface (JNI) dan user-defined class loaders potensial menjadi lubang keamanan. JNI juga membutuhkan memory yang intensif sehingga dimungkinkan untuk tidak mendapat dukungan dari memory rendah sebuah perangkat mobile.

2. Karakteristik perangkat CLDC
Perangkat yang diincar oleh CLDC mempunyai karateristik sebagai berikut:
●Memory minimal 192kb untuk platform Java.
●Prosesor dengan 16 atau 32 bit.
●Mengkonsumsi sedikit daya.
●Terbatas, koneksi jaringan yang sementara dengan pembatasan bandwith(biasanya wireless).

CLDC tidak menggambarkan instalasi dan daur hidup sebuah aplikasi, antarmuka(UI) dan penanganan peristiwa(event handling). Adalah merupakan tugas profile yang berada di bawah CLDC untuk menggambarkan area ini. Secara khusus, spesifikasi MIDP menggambarkan daur hidup aplikasi MIDP (MIDlet), library UI dan event handling(javax.microedition.lcdui.*).1.4.3 Verifikasi ClassSpesifikasi CLDC memerlukan semua class untuk melewati proses verifikasi dua tingkat. Verifikasi pertama dilaksanakan diluar perangkat sebelum instalasi pada perangkat. Verifikasi kedua terjadi pada perangkat selama runtime dan dilaksanakan oleh KVM.


4. Generic Connection Framework
The Generic Connection Framework menyediakan API dasar untuk koneksi dalam CLDC. Framework ini menyediakan suatu pondasi umum untuk koneksi seperti HTTP, Socket, dan Datagrams.GCF menyediakan suatu set API yang umum dan biasa yang memisahkan semua jenis koneksi. Perlu dicatat bahwa tidak semua jenis koneksi dibutuhkan untuk diterapkan oleh perangkat MIDP.Hirarki interface yang dapat diperluas dari GFC membuat proses penyamarataan menjadi mungkin. Jenis koneksi baru mungkin bisa ditambahkan ke dalam framework ini dengan memperluas hirarki ini.


»»  READMORE...

Pengembangan Aplikasi Mobil

Tujuan
Dalam kesempatan ini, kita akan mendiskusikan karateristik dari perangkat mobile, dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi pengembangan program untuk perangkat ini. Kita akan diperkenalkan kepada Java 2 Mobile Edition (J2ME), termasuk pentingnya configuration dan profilenya.Pada akhir bab ini, pelajar diharapkan dapat menguasai :
●Mengidentifikasi karakteristik dari perangkat mobile
●Menjelaskan arsitektur J2ME
●Mengetahui peran atau aturan configuration dan profile
●Mengidentifikasi API yang disediakan oleh MIDP
●Menjelaskan daur hidup MIDlet

Perangkat mobile memiliki banyak jenis dalam hal ukuran, desain dan layout, tetapi mereka memiliki kesamaan karakteristik yang sangat berbeda dari sistem desktop.
●Ukuran yang kecil
Perangkat mobile memiliki ukuran yang kecil. Konsumen menginginkan perangkat yang terkecil untuk kenyamanan dan mobilitas mereka.
●Memory yang terbatas
Perangkat mobile juga memiliki memory yang kecil, yaitu primary (RAM) dan secondary (disk). Pembatasan ini adalah salah satu faktor yang mempengaruhi penulisan program untuk berbagai jenis dari perangkat ini. Dengan pembatasan jumlah dari memory, pertimbangan-pertimbangan khusus harus diambil untuk memelihara pemakaian dari sumber daya yang mahal ini.
●Daya proses yang terbatas
Sistem mobile tidaklah setangguh rekan mereka yaitu desktop. Ukuran, teknologi dan biaya adalah beberapa faktor yang mempengaruhi status dari sumber daya ini. Seperti harddisk dan RAM, Anda dapat menemukan mereka dalam ukuran yang pas dengan sebuah kemasan kecil
.●Mengkonsumsi daya yang rendah
Perangkat mobile menghabiskan sedikit daya dibandingkan dengan mesin desktop. Perangkat ini harus menghemat daya karena mereka berjalan pada keadaan dimana daya yang disediakan dibatasi oleh baterai-baterai.
●Kuat dan dapat diandalkan
Karena perangkat mobile selalu dibawa kemana saja, mereka harus cukup kuat untuk menghadapi benturan-benturan, gerakan, dan sesekali tetesan-tetesan air.
●Konektivitas yang terbatas
Perangkat mobile memiliki bandwith rendah, beberapa dari mereka bahkan tidak tersambung. Kebanyakan dari mereka menggunakan koneksi wireless.
●Masa hidup yang pendek
Perangkat-perangkat konsumen ini menyala dalam hitungan detik kebanyakan dari mereka selalu menyala. Coba ambil kasus sebuah handphone, mereka booting dalam hitungan detik dan kebanyakan orang tidak mematikan handphone mereka bahkan ketika malam hari. PDA akan menyala jika anda menekan tombol power mereka.

Gambaran J2ME
1. Platform JAVAJava 
dibuat pada tahun 1991 oleh James Gosling. Pada awalnya diberi nama Oak, dimana untuk menghormati pohon yang ada di luar jendela Gosling. Kemudian namanya diubah ke Java karena telah ada sebuah bahasa yang diberi nama Oak.Motivasi sesungguhnya dari Java adalah kebutuhan akan sebuah bahasa yang bisa digunakan pada berbagai platform yang bisa dimasukkan ke dalam berbagai produk elektronik seperti pemanggang roti dan lemari es. Salah satu dari proyek pertama yang dikembangkan menggunakan JAVA sebuah remote kontrol yang diberi nama Star 7.Pada saat yang sama, World Wide Web dan Internet berkembang sangat cepat. Gosling menyadari bahwa Java dapat digunakan untuk pemrograman Internet.Dengan keluarnya versi 1.2, platform Java telah dipilah-pilah menjadi beberapa edisi :The Standard Edition(J2SE), Enterprise Edition(J2EE), Mobile Edition(J2ME), dan JavaCard API.



2. Gambaran J2ME
J2ME adalah satu set spesifikasi dan teknologi yang fokus kepada perangkat konsumen. Perangkat ini memiliki jumlah memori yang terbatas, menghabiskan sedikit daya dari baterei, layar yang kecil dan bandwith jaringan yang rendah.Dengan perkembangbiakan perangkat mobile konsumer dari telepon, PDA, kotak permainan ke peralatan-peralatan rumah, Java menyediakan suatu lingkungan yang portable untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi pada perangkat ini.Program J2ME, seperti semua program JAVA adalah diterjemahkan oleh VM. Program-program tersebut dikompile ke dalam bytecode dan diterjemahkan denga Java Virtual Machine(JVM).Ini berarti bahwa program-program tersebut tidak berhubungan langsung dengan perangkat. J2ME menyediakan suatu interface yang sesuai dengan perangkat. Aplikasi-aplikasi tersebut tidak harus dikompile ulang supaya mampu dijalankan pada mesin yang berbeda.Inti dari J2ME terletak pada configuration dan profile-profile. Suatu configuration menggambarkan lingkungan runtime dasar dari suatu sistem J2ME. Ia menggambarkan core library, virtual machine, fitur keamanan dan jaringan.

Sebuah profile memberikan library tambahan untuk suatu kelas tertentu pada sebuah perangkat. profile-profile menyediakan user interface(UI) API,persistence, messaging library, dan sebagainya. Satu set library tambahan atau package tambahan menyediakan kemampuan program tambahan. Pemasukan package ini ke dalam perangkat J2ME dapat berubah-ubah karena tergantung pada kemampuan sebuah perangkat. Sebagai contoh, beberapa perangkat MIDP tidak memiliki Bluetooth built-in, sehingga Bluetooth API tidak disediakan dalam perangkat ini.

3 Configuration 
Suatu configuration menggambarkan fitur minimal dari lingkungan lengkap Java runtime. Untuk menjamin kemampuan portabilitas dan interoperabilitas optimal diantara berbagai macam perangkat yang dibatasi sumber dayanya(memory, prosesor, koneksi yang dibatasi), configuration tidak menggambarkan fitur tambahan. Suatu configuration J2ME menggambarkan suatu komplemen yang minimum dari teknologi JAVA. Adalah merupakan tugas profile-profile untuk menggambarkan tambahan library untuk suatu kategori perangkat tertentu.configuration menggambarkan:
●Subset bahasa pemrograman JAVA
●Kemampuan Java Virtual Machine(JVM)
●Core platform libraries
●Fitur sekuriti dan jaringan

4. Profile
Suatu profile menggambarkan set-set tambahan dari API dan fitur untuk pasar tertentu, kategori perangkat atau industri. Sementara configuration menggambarkan library dasar, profile-profile menggambarkan library yang penting untuk membuat aplikasi-aplikasi efektif. Library ini  memasukkan user interface, jaringan dan penyimpanan API.
»»  READMORE...
powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme